Panduan Cermat Memilih Jinjing Gaming: Nggak Seharusnya Mahal Kok!

 


Berkeinginan membeli sebuah komputer jinjing gaming tapi keder manakah komputer jinjing yang pas dan sesuai dengan budget yang dimiliki? Di bawah ini terdapat beberapa poin yang diubahsuaikan dari Jalan Tikus yang perlu kau perhatikan sebelum membeli sebuah notebook untuk memanjakan kau yang hobi bermain game. Yang dipikiran orang-orang selama ini ialah notebook gaming yaitu sebuah laptop yang mempunyai spesifikasi tinggi dengan desain yang menarik perhatian. Dengan spesifikasi tinggi inilah yang membikin harganya tidak murah dibandingi dengan komputer jinjing atau ultrabook umum.

Prosesor
Prosesor yaitu otak dari sebuah komputer jinjing. Kian tinggi sebauh prosesor, tentu performa dari laptop gaming hal yang demikian akan kian baik. Jinjing gaming saat ini umumnya telah dilengkapi dengan prosesor tinggi, baik itu Intel ataupun AMD. Jikalau kau yaitu salah satu pemain game berat dengan durasi panjang, lebik baik kau memilih sebuah komputer jinjing dengan prosesor Intel, karena prosesor ini terbukti lebih hemat energi dan tak kencang panas.

Pada notebook gaming dengan prosesor Intel, pastikan kau memilih laptop dengan prosesor berlabel MQ atau HQ (model: i7-6700HQ). Jangan memaksa prosesor berlabel U untuk digunakan bermain game, karena prosesor berlabel U lazimnya diterapkan untuk hal-hal ringan saja. Minimal prosesor Intel yang dibutuhkan dari laptop gaming yaitu Intel Core i5, yang disarankan yakni Intel Core i7. Meskipun untuk prosesor AMD, pilihlah seri A10 atau FX Series. Mutu lain yang perlu diamati ialah kecepatan prosesor (GHz), semakin tinggi angka GHz, maka akan semakin kencang prosesor notebook hal yang demikian.

VGA
VGA adalah graphic card yang yaitu salah satu komponen terpenting dalam memilih sebuah komputer jinjing gaming bermutu. Meskipun VGA sangat memberi pengaruh tampilan dan mutu game yang kita mainkan. Minimal VGA yang dibutuhkan dalam laptop gaming yaitu Nvidia GeForce GT840 dan Nvidia FTX Series sepeerti GTX950, GTX960, GTX970, atau GTX980. Padahal untuk VGA AMD, kau dapat mencoba seri R7 230 ke atas atau R9 Series.

RAM
RAM juga menjadi salah satu bagian penting dalam memilih laptop gaming. Pastikan kau membeli laptop gaming yang mempunyai RAM di atas 4 GB. Sebagian juga bisa memilih laptop gaming yang menyediakan slot RAM tambahan yang sungguh-sungguh berkhasiat seandainya kamu berkeinginan upgrade RAM. Game-game berat saat ini seperti GTA V, Mad Max, dan Watch Dog membutuhkan paling tidak RAM 8 GB supaya dapat berjalan dengan bagus.

Media Penyimpanan
Ada dua media penyimpanan pada sebuah laptop, merupakan SSD dan HDD. Pada laptop gaming, lebih baik kau memilih komputer jinjing yang mempunyai HDD minimal 1 TB. Pasalnya game saat ini betul-betul memakan banyak storage dikala diinstal.

Daya laptop gaming terkini dikala ini menyediakan slot untuk menambah HDD supaya penyimpanannya dapat ditambah, hal ini juga dapat menjadi pertimbangan kau dalam memilih komputer jinjing gaming.

Baterai
Karena tahan baterai pada laptop gaming acap kali menjadi persoalan bagi banyak pengguna. notebook gaming berkualitas menggunakan spesifikasi tinggi dan kinerja yang cukup berat. Lebih bagus kau membeli laptop dengna baterai yang mudah dilepas, supaya gampang menggantinya saat baterai telah rusak.

Baca Artikel Terkait Tentang laptop gaming murah

Panduan Jitu Memilih Laptop Gaming: Nggak Sepatutnya Mahal Kok!

 


Berharap membeli sebuah notebook gaming melainkan kebingungan manakah notebook yang ideal dan cocok dengan budget yang dimiliki? Di bawah ini terdapat sebagian skor yang disadur dari Jalan Tikus yang perlu kau amati sebelum membeli sebuah komputer jinjing untuk memanjakan kau yang hobi bermain game. Yang dipikiran orang-orang selama ini yaitu laptop gaming adalah sebuah komputer jinjing yang memiliki spesifikasi tinggi dengan desain yang menarik perhatian. Dengan spesifikasi tinggi inilah yang membikin harganya tak murah dibandingkan dengan notebook atau ultrabook biasa.

Prosesor
Prosesor adalah otak dari sebuah notebook. Kian tinggi sebauh prosesor, tentu daya kerja dari komputer jinjing gaming tersebut akan semakin baik. Laptop gaming dikala ini biasanya telah dilengkapi dengan prosesor tinggi, baik itu Intel maupun AMD. Seandainya kamu adalah salah satu pemain game berat dengan durasi panjang, lebik bagus kamu memilih sebuah notebook dengan prosesor Intel, sebab prosesor ini rupanya lebih hemat daya dan tidak cepat panas.

Pada laptop gaming dengan prosesor Intel, pastikan kau memilih komputer jinjing dengan prosesor berlabel MQ atau HQ (contoh: i7-6700HQ). Jangan memaksa prosesor berlabel U untuk dipakai bermain game, sebab prosesor berlabel U umumnya digunakan untuk hal-hal ringan saja. Minimal prosesor Intel yang dibutuhkan dari komputer jinjing gaming adalah Intel Core i5, yang direkomendasikan ialah Intel Core i7. Meski untuk prosesor AMD, pilihlah seri A10 atau FX Series. Kualitas lain yang perlu dilihat yaitu kecepatan prosesor (GHz), kian tinggi angka GHz, karenanya akan kian cepat prosesor laptop hal yang demikian.

VGA
VGA merupakan graphic card yang adalah salah satu bagian terlebih dalam memilih sebuah notebook gaming berkualitas. Meski VGA benar-benar mempengaruhi tampilan dan kualitas game yang kita mainkan. Minimal VGA yang diperlukan dalam komputer jinjing gaming adalah Nvidia GeForce GT840 dan Nvidia FTX Series sepeerti GTX950, GTX960, GTX970, atau GTX980. Walaupun untuk VGA AMD, kamu bisa mencoba seri R7 230 ke atas atau R9 Series.

RAM
RAM juga menjadi salah satu komponen penting dalam memilih notebook gaming. Pastikan kamu membeli notebook gaming yang memiliki RAM di atas 4 GB. Beberapa juga dapat memilih komputer jinjing gaming yang menyediakan slot RAM tambahan yang sangat berguna kalau kau berharap upgrade RAM. Game-game berat dikala ini seperti GTA V, Mad Max, dan Watch Dog memerlukan paling tak RAM 8 GB agar bisa berjalan dengan baik.

Media Penyimpanan
Ada dua media penyimpanan pada sebuah notebook, yakni SSD dan HDD. Pada komputer jinjing gaming, lebih bagus kamu memilih notebook yang memiliki HDD minimal 1 TB. Pasalnya game ketika ini amat memakan banyak storage ketika diinstal.

Energi komputer jinjing gaming terkini ketika ini menyediakan slot untuk menambah HDD supaya penyimpanannya dapat ditambah, hal ini juga bisa menjadi pertimbangan kamu dalam memilih notebook gaming.

Baterai
Sebab bendung baterai pada laptop gaming tak jarang menjadi keadaan sulit bagi banyak pengguna. laptop gaming berkualitas mengaplikasikan spesifikasi tinggi dan performa yang cukup berat. Lebih bagus kamu membeli komputer jinjing dengna baterai yang mudah dilepas, agar gampang menggantinya saat baterai telah rusak.

Baca Artikel Terkait Tentang https://laptopgamingmurah.id

Tutorial Jitu Memilih Komputer Gaming: Nggak Sepatutnya Mahal Kok!

 


Ingin membeli sebuah notebook gaming tapi kebingungan manakah komputer jinjing yang ideal dan sesuai dengan budget yang dimiliki? Di bawah ini terdapat sebagian nilai yang diubahsuaikan dari Jalan Tikus yang perlu kamu perhatikan sebelum membeli sebuah komputer jinjing untuk memanjakan kamu yang hobi bermain game. Yang dipikiran orang-orang selama ini adalah notebook gaming merupakan sebuah laptop yang mempunyai spesifikasi tinggi dengan desain yang menarik perhatian. Dengan spesifikasi tinggi inilah yang membuat harganya tidak murah diperbandingkan dengan laptop atau ultrabook awam.

Prosesor
Prosesor yaitu otak dari sebuah laptop. Semakin tinggi sebauh prosesor, tentu performa dari laptop gaming hal yang demikian akan kian bagus. Jinjing gaming saat ini umumnya sudah dilengkapi dengan prosesor tinggi, bagus itu Intel ataupun AMD. Jikalau kau merupakan salah satu pemain game berat dengan durasi panjang, lebik baik kau memilih sebuah laptop dengan prosesor Intel, karena prosesor ini terbukti lebih hemat energi dan tak pesat panas.

Pada notebook gaming dengan prosesor Intel, pastikan kamu memilih laptop dengan prosesor berlabel MQ atau HQ (model: i7-6700HQ). Jangan memaksa prosesor berlabel U untuk diterapkan bermain game, karena prosesor berlabel U lazimnya diaplikasikan untuk hal-hal ringan saja. Minimal prosesor Intel yang dibutuhkan dari laptop gaming yaitu Intel Core i5, yang dianjurkan yakni Intel Core i7. Meskipun untuk prosesor AMD, pilihlah seri A10 atau FX Series. Mutu lain yang perlu diamati ialah kecepatan prosesor (GHz), semakin tinggi angka GHz, maka akan semakin kencang prosesor notebook hal yang demikian.

VGA
VGA adalah graphic card yang yaitu salah satu komponen terpenting dalam memilih sebuah komputer jinjing gaming bermutu. Meskipun VGA sangat memberi pengaruh tampilan dan mutu game yang kita mainkan. Minimal VGA yang dibutuhkan dalam laptop gaming yaitu Nvidia GeForce GT840 dan Nvidia FTX Series sepeerti GTX950, GTX960, GTX970, atau GTX980. Padahal untuk VGA AMD, kau dapat mencoba seri R7 230 ke atas atau R9 Series.

RAM
RAM juga menjadi salah satu bagian penting dalam memilih laptop gaming. Pastikan kau membeli laptop gaming yang mempunyai RAM di atas 4 GB. Sebagian juga bisa memilih laptop gaming yang menyediakan slot RAM tambahan yang sungguh-sungguh berguna jikalau kau ingin upgrade RAM. Game-game berat dikala ini seperti GTA V, Mad Max, dan Watch Dog memerlukan paling tak RAM 8 GB agar bisa berjalan dengan baik.

Media Penyimpanan
Ada dua media penyimpanan pada sebuah komputer jinjing, adalah SSD dan HDD. Pada komputer jinjing gaming, lebih bagus kamu memilih notebook yang memiliki HDD minimal 1 TB. Pasalnya game dikala ini amat memakan banyak storage dikala diinstal.

Tenaga notebook gaming terkini ketika ini menyediakan slot untuk menambah HDD agar penyimpanannya dapat ditambah, hal ini juga bisa menjadi pertimbangan kamu dalam memilih notebook gaming.

Baterai
Sebab bendung baterai pada laptop gaming tak jarang menjadi masalah bagi banyak pengguna. komputer jinjing gaming bermutu memakai spesifikasi tinggi dan daya kerja yang cukup berat. Lebih baik kau membeli laptop dengna baterai yang gampang dilepas, supaya mudah menggantinya dikala baterai sudah rusak.

Baca Artikel Terkait Tentang https://laptopgamingmurah.id

Mengetahui alat alat Laboratorium Mikrobiologi beserta Fungsinya

 


Sebalum kita bekerja atau mengerjakan praktikum di lab mikrobiologi ada bagusnya kita terlebihdahulu mengenal alat alat Lab Mikrobiologi beserta fungsinya. sebagai seorang analis benar-benar penting mengenal peralatan apa saja yang akan kita butuhkan ketika berprofesi atau praktik di dalam Lab. Misalakan ketika kita sedang malakukan analitik (dengan mengacu pada suatu metode tertentu) karenanya kita mesti mengenali alat apa saja yang kita perlukan supaya dikala mengerjakan analitik kita tak terhenti ditengah jalan sebab alat yang kita butuhkan tidak ada, jikalau sudah terjadi hal seperti itu kan sangat disayangkan sekali waktu dan kekuatan kita terbuang percuma.

Equipment

1.Ose / Jarum Inokulum (inoculating loop)

jarum inokulum berfungsi untuk memindahkan biakan untuk ditanam/ditumbuhkan ke media baru. Jarum inokulum umumnya terbuat dari kawat nichrome atau platinum sehingga dapat berpijar jikalau terkena panas. Bentuk ujung jarum bisa berbentuk lingkaran (loop) dan disebut ose atau inoculating loop/transfer loop, dan yang berbentuk lurus disebut inoculating needle/Transfer needle. Inoculating loop pantas untuk menjalankan streak di permukaan agar, padahal inoculating needle sesuai diaplikasikan untuk inokulasi secara tusukan pada supaya tegak (stab inoculating.

2.Mikropipet (Micropippete) dan Tip

Mikropipet ialah alat untuk memindahkan cairan yang bervolume cukup kecil, biasanya kurang dari 1000 μl. Banyak pilihan kapasitas dalam mikropipet, umpamanya mikropipet yang dapat dikontrol volume pengambilannya (adjustable volume pipette) antara 1μl hingga 20 μl, atau mikropipet yang tidak bisa dikuasai volumenya, hanya tersedia satu opsi volume (fixed volume pipette) contohnya mikropipet 5 μl. dalam pemakaiannya, mukropipet memerlukan tip.

3.Tabung respon (Reaction Tube / Test Tube)

Di dalam mikrobiologi, tabung respons diaplikasikan untuk uji-uji biokimiawi dan menumbuhkan mikroba.Tabung reaksi bisa diisi media padat maupun cair. Tutup tabung tanggapan dapat berupa kapas, tutup metal, tutup plastik atau almunium foil. Media padat yang dimasukkan ke tabung reaksi bisa diatur menjadi 2 bentuk menurut fungsinya, yakni media agar tegak (deep tube supaya) dan agar miring (slants supaya). Untuk membuat supaya miring, perlu diperhatikan seputar kemiringan media ialah luas permukaan yang kontak dengan udara tak terlalu sempit atau tidak terlalu lebar dan hindari jarak media yang terlalu dekat dengan mulut tabung karena memperbesar resiko kontaminasi. Untuk alas an efisiensi, media yang ditambahkan berkisar 10-12 ml setiap tabung.

4.Labu Erlenmeyer (Erlenmeyer Flask)

Berfungsi untuk menampung larutan, bahan atau cairan yang. Labu Erlenmeyer dapat diaplikasikan untuk meracik dan menghomogenkan bahan-bahan komposisi media, menampung akuades, kultivasi mikroba dalam budaya cair, dan sebagainya. Terdapat sebagian opsi berdasarkan volume cairan yang dapat ditampungnya ialah 25 ml, 50 ml, 100 ml, 250 ml, 300 ml, 500 ml, 1000 ml, dsb.

5.Beaker Glass

Beaker glass yaitu alat yang memiliki banyak fungsi. Di dalam mikrobiologi, dapat diaplikasikan untuk preparasi media media, menampung akuades dll.

6.Gelas ukur (Graduated Cylinder)

Berguna untuk mengevaluasi volume suatu cairan, seperti labu erlenmeyer, gelas ukur memiliki beberapa pilihan menurut skala volumenya.

7.Cawan Petri (Petri Dish)

Cawan petri berfungsi untuk membiakkan (kultivasi) mikroorganisme. Medium dapat dituang ke cawan bagian bawah dan cawan bagian atas sebagai penutup. Cawan petri tersedia dalam beraneka variasi ukuran, diameter cawan yang biasa berdiameter 15 cm bisa menampung media sebanyak 15-20 ml, meski cawan berdiameter 9 cm kaprah-kaprah cukup diisi media sebanyak 10 ml.

8.Batang L (L Rod)

Batang L bermanfaat untuk menyebarkan cairan di permukaan mediaagar supaya kuman yang tersuspensidalam cairan tersebut tersebar merata. Alat ini juga disebut spreader.

9.Tabung Durham (Durham Tube)

Tabung durham yaitu tabung yang memiliki bentuk yang sama dengan tabung respon namun memiliki ukuran yang lebih kecil dibanding tabung respon. Berfungsi untuk menampung hasil fermentasi mikroorganisme berupa gas. Dalam pengaplikasiannya, maka tabung durham itu ditempatkan terbalik di dalam tabung reaksi yang lebih besar dan tabung ini kemudian diisi dengan medium cair. Sesudah seluruhnya disterilkan dan medium telah dingin, karenanya bisa dijalankan inokulasi. Jika kuman yang ditumbuhkan dalam media tersebut memang mewujudkan gas, karenanya gas akan nampak sebagai gelembung pada dasar tabung durham.

10.Termometer (thermometer)

Termometer yakni batang kaca yang panjangnya 300 mm, diameter 6-7 mm berisi air raksa dan gas, serta dilengkapi dengan skala derajat Celcius. Berfungsi untuk mengevaluasi suhu suatu larutan atau ruang inkubator. Prinsip kerjanya adalah mengukur suhu cocok laju air raksa di dalam thermometer.

Apparatus

1.Pembakar Bunsen (Bunsen Burner)

Salah satu alat yang berfungsi untuk menjadikan keadaan yang steril yaitu pembakar bunsen. Api yang menyala bisa membikin aliran udara sebab oksigen dikonsumsi dari bawah dan diharapkan kontaminan turut terbakar dalam pola aliran udara hal yang demikian. Untuk sterilisasi jarum ose atau yang lain, bagian api yang paling pantas untuk memijarkannya adalah komponen api yang berwarna biru (paling panas). Perubahan bunsen dapat memakai bahan bakar gas atau metanol.

2.Hot plate stirrer dan Stirre bar

Hot plate stirrer dan Stirrer bar (magnetic stirrer) berfungsi untuk menghomogenkan suatu larutan dengan pengadukan. Pelat (plate) yang terdapat dalam alat ini bisa dipanaskan sehingga cakap mempercepat progres homogenisasi. Pengadukan dengan bantuan batang magnet Hot plate dan magnetic stirrer seri SBS-100 dari SBS® contohnya kapabel menghomogenkan hingga 10 L, dengan kecepatan sangat lambat sampai 1600 rpm dan bisa dipanaskan hingga 425oC.

3.Autoklaf (Autoclave)

Autoklaf yakni alat pemanas tertutup yang diterapkan untuk mensterilisasi suatu benda menerapkan uap bersuhu dan bertekanan tinggi (1210C, 15 lbs) selama kurang lebih 15 menit. Penurunan tekanan pada autoklaf tidak dimaksudkan untuk membunuh mikroorganisme, namun meningkatkan temperatur dalam autoklaf. Temperatur yang tinggi inilah yang akan membunuh microorganisme. Autoklaf terutama dimaksudkan untuk membunuh endospora, adalah sel resisten yang diproduksi oleh bakteri, sel ini tahan terhadap pemanasan, kekeringan, dan antibiotik. Pada spesies yang sama, endospora dapat bertahan pada kondisi lingkungan yang dapat membunuh sel vegetatif kuman tersebut[1]. Endospora dapat dibunuh pada suhu 100 °C, yang ialah titik didih air pada tekanan atmosfer normal. Pada suhu 121 °C, endospora dapat dibunuh dalam waktu 4-5 menit, dimana sel vegetatif kuman bisa dibunuh hanya dalam waktu 6-30 detik pada temperatur 65 °C.Perhitungan waktu sterilisasi autoklaf dimulai ketika suhu di dalam autoklaf menempuh 121 °C. Kalau objek yang disterilisasi cukup tebal atau banyak, transfer panas pada bagian dalam autoklaf akan melambat, sehingga terjadi perpanjangan waktu pemanasan sempurna untuk memutuskan bahwa segala obyek bersuhu 121 °C untuk waktu 10-15 menit. Perpanjangan waktu juga diperlukan saat cairan dalam volume besar akan diautoklaf karena volume yang besar membutuhkan waktu yang lebih lama untuk mencapai suhu sterilisasi. Performa autoklaf diuji dengan indicator biologi, seumpama Bacillus stearothermophilus.

4.oven

Oven Berfungsi untuk sterilisasi kering. alat-alat yang disterilkan menerapkan oven antaralain perlengkapan gelas seperti cawan petri, tabung reaksi, dsb. serilisasi kerning dengan oven dilaksanakan dengan metode memanaskan dengan temperatur 180oC selama 1 jam.

5.Inkubator (Incubator)

Inkubator yaitu alat untuk menginkubasi atau memeram mikroba pada temperatur yang terkontrol. Alat ini dilengkapi dengan pengatur temperatur dan pengatur waktu.

6.Penangas air (Water bath)

Penangas air besfungsi untuk menaruh media supaya (yang dipakai untuk analisa dengan teknik tuang / pure plate ) agar media tetap dalam situasi leleh/cair, bisanya suhu dikuasai pada kisaran 40-45oC. Untuk menjaga air pada penangas air tidak terkontaminasi mikro organisme karenanya perlu ditambahkan citric acid 0.3% dan potassium sorbat 0.1%.

7.PH Meter

PH meter berfungsi untuk mencek derajat keasaman / PH media, karena derajat keasaman sangan berpengaruh terhadap pertumbuhan mikroba.

8.Timbangan digital / neraca komputerisasi

Neraca komputerisasi berfungsi untuk menimbang media dan juga sample atau teladan uji saat preparasi.

9.Biological Safety Cabinet / Laminar Air Flow

Biological Safety Cabinet (BSC) atau dapat juga disebut Laminar Air Flow (LAF) yakni alat yang bermanfaat untuk bekerja secara aseptis sebab BSC memiliki pola pengontrolan dan penyaring aliran udara sehingga menjadi steril dan aplikasisinar UV beberapa jam sebelum dipakai.

10.Colony counter

Alat ini berguna untuk memudahkan perhitungan koloni yang tumbuh sesudah diinkubasi di dalam cawankarena adanya kaca pembesar. Selain itu alat hal yang demikian dilengkapi dengan skala/ kuadran yang sungguh-sungguh berguna untuk pengamatan pertumbuhan koloni sangat banyak. Jumlah koloni pada cawan Petri bisa ditandai dan dihitung otomatis yang dapat di-reset.

11.Mikroskop Cahaya (Brightfield Microscope)

Salah satu alat untuk memandang sel mikroorganisme merupakan mikroskop sinar. Dengan mikroskop kita dapat melihat sel bakteri yang tidak bisa diamati dengan mata telanjang. Pada biasanya mata tak sanggup membedakan benda dengan diameter lebih kecil dari 0,1 mm.

12.Mikroskop stereo (Zoom Stereo Microscope)

Mikroskop ini berfungsi untuk melihat objek yang memerlukan perbesaran tak terlalu besar. Di Lab Mikrobiologi, mikroskop stereo biasanya diaplikasikan untuk memperhatikan secara terperinci format koloni dan jamur.

Baca Artikel Terkait Tentang Laboratorium Akreditasi KAN

Mengetahui alat alat Lab Mikrobiologi beserta Fungsinya

 


Sebalum kita bekerja atau mengerjakan praktikum di lab mikrobiologi ada bagusnya kita terlebihdahulu mengenal alat alat Laboratorium Mikrobiologi beserta fungsinya. sebagai seorang analis betul-betul penting mengetahui kelengkapan apa saja yang akan kita butuhkan saat bekerja atau praktik di dalam Lab. Misalakan saat kita sedang malakukan analitik (dengan merujuk pada suatu cara tertentu) maka kita harus mengenali alat apa saja yang kita perlukan supaya ketika melaksanakan analisis kita tak terhenti ditengah jalan sebab alat yang kita butuhkan tidak ada, kalau telah terjadi hal seperti itu kan betul-betul disayangkan sekali waktu dan daya kita terbuang percuma.

Equipment

1.Ose / Jarum Inokulum (inoculating loop)

jarum inokulum berfungsi untuk memindahkan biakan untuk ditanam/ditumbuhkan ke media baru. Jarum inokulum lazimnya terbuat dari kawat nichrome atau platinum sehingga dapat berpijar sekiranya terkena panas. Wujud ujung jarum dapat berbentuk lingkaran (loop) dan disebut ose atau inoculating loop/transfer loop, dan yang berbentuk lurus disebut inoculating needle/Transfer needle. Inoculating loop sesuai untuk mengerjakan streak di permukaan agar, sedangkan inoculating needle layak diterapkan untuk inokulasi secara tusukan pada supaya tegak (stab inoculating.

2.Mikropipet (Micropippete) dan Tip

Mikropipet ialah alat untuk memindahkan cairan yang bervolume cukup kecil, biasanya kurang dari 1000 μl. Banyak pilihan kapasitas dalam mikropipet, misalnya mikropipet yang dapat dibatasi volume pengambilannya (adjustable volume pipette) antara 1μl sampai 20 μl, atau mikropipet yang tidak bisa dikendalikan volumenya, hanya tersedia satu alternatif volume (fixed volume pipette) contohnya mikropipet 5 μl. dalam pemakaiannya, mukropipet memerlukan tip.

3.Tabung respon (Reaction Tube / Test Tube)

Di dalam mikrobiologi, tabung reaksi diaplikasikan untuk uji-uji biokimiawi dan menumbuhkan mikroba.Tabung respon dapat diisi media padat maupun cair. Tutup tabung respons dapat berupa kapas, tutup metal, tutup plastik atau almunium foil. Media padat yang dimasukkan ke tabung respons bisa dikendalikan menjadi 2 format menurut fungsinya, yakni media agar tegak (deep tube supaya) dan agar miring (slants supaya). Untuk membuat supaya miring, perlu dilihat seputar kemiringan media ialah luas permukaan yang kontak dengan udara tak terlalu sempit atau tidak terlalu lebar dan hindari jarak media yang terlalu dekat dengan mulut tabung karena memperbesar resiko kontaminasi. Untuk alas an efisiensi, media yang ditambahkan berkisar 10-12 ml setiap tabung.

4.Labu Erlenmeyer (Erlenmeyer Flask)

Berfungsi untuk menampung larutan, bahan atau cairan yang. Labu Erlenmeyer bisa digunakan untuk meracik dan menghomogenkan bahan-bahan komposisi media, menampung akuades, kultivasi mikroba dalam kultur cair, dan lain-lain. Terdapat beberapa opsi berdasarkan volume cairan yang dapat ditampungnya yaitu 25 ml, 50 ml, 100 ml, 250 ml, 300 ml, 500 ml, 1000 ml, dsb.

5.Beaker Glass

Beaker glass yaitu alat yang memiliki banyak fungsi. Di dalam mikrobiologi, dapat diaplikasikan untuk preparasi media media, menampung akuades dsb.

6.Gelas ukur (Graduated Cylinder)

Bermanfaat untuk mengukur volume suatu cairan, seperti labu erlenmeyer, gelas ukur mempunyai beberapa opsi berdasarkan skala volumenya.

7.Cawan Petri (Petri Dish)

Cawan petri berfungsi untuk membiakkan (kultivasi) mikroorganisme. Medium dapat dituang ke cawan komponen bawah dan cawan bagian atas sebagai penutup. Cawan petri tersedia dalam beraneka jenis ukuran, diameter cawan yang lazim berdiameter 15 cm bisa menampung media sebanyak 15-20 ml, sedangkan cawan berdiameter 9 cm kira-kira cukup diisi media sebanyak 10 ml.

8.Batang L (L Rod)

Batang L berkhasiat untuk menyebarkan cairan di permukaan mediaagar supaya bakteri yang tersuspensidalam cairan tersebut tersebar merata. Alat ini juga disebut spreader.

9.Tabung Durham (Durham Tube)

Tabung durham yaitu tabung yang memiliki wujud yang sama dengan tabung tanggapan tetapi mempunyai ukuran yang lebih kecil dibanding tabung respons. Berfungsi untuk menampung hasil fermentasi mikroorganisme berupa gas. Dalam penggunaannya, karenanya tabung durham itu ditempatkan terbalik di dalam tabung respons yang lebih besar dan tabung ini kemudian diisi dengan medium cair. Sesudah seluruhnya disterilkan dan medium telah dingin, karenanya dapat dilaksanakan inokulasi. Seandainya kuman yang ditumbuhkan dalam media tersebut memang menghasilkan gas, maka gas akan kelihatan sebagai gelembung pada dasar tabung durham.

10.Termometer (thermometer)

Termometer yakni batang kaca yang panjangnya 300 mm, diameter 6-7 mm berisi air raksa dan gas, serta dilengkapi dengan skala derajat Celcius. Berfungsi untuk mengukur suhu suatu larutan atau ruang inkubator. Prinsip kerjanya yaitu mengevaluasi suhu pantas laju air raksa di dalam thermometer.

Apparatus

1.Pembakar Bunsen (Bunsen Burner)

Salah satu alat yang berfungsi untuk menciptakan keadaan yang steril yaitu pembakar bunsen. Api yang menyala bisa membuat aliran udara karena oksigen dikonsumsi dari bawah dan diinginkan kontaminan ikut serta terbakar dalam pola aliran udara tersebut. Untuk sterilisasi jarum ose atau yang lain, komponen api yang paling layak untuk memijarkannya yakni komponen api yang berwarna biru (paling panas). Perubahan bunsen dapat memakai bahan bakar gas atau metanol.

2.Hot plate stirrer dan Stirre bar

Hot plate stirrer dan Stirrer bar (magnetic stirrer) berfungsi untuk menghomogenkan suatu larutan dengan pengadukan. Pelat (plate) yang terdapat dalam alat ini bisa dipanaskan sehingga kapabel mempercepat pengerjaan homogenisasi. Pengadukan dengan bantuan batang magnet Hot plate dan magnetic stirrer seri SBS-100 dari SBS® misalnya cakap menghomogenkan hingga 10 L, dengan kecepatan sangat lambat sampai 1600 rpm dan dapat dipanaskan sampai 425oC.

3.Autoklaf (Autoclave)

Autoklaf yaitu alat pemanas tertutup yang diaplikasikan untuk mensterilisasi suatu benda mengaplikasikan uap bersuhu dan bertekanan tinggi (1210C, 15 lbs) selama kurang lebih 15 menit. Penurunan tekanan pada autoklaf tidak dimaksudkan untuk membunuh mikroorganisme, tetapi meningkatkan suhu dalam autoklaf. Suhu yang tinggi inilah yang akan membunuh microorganisme. Autoklaf lebih-lebih dialamatkan untuk membunuh endospora, adalah sel resisten yang diproduksi oleh kuman, sel ini tahan terhadap pemanasan, kekeringan, dan antibiotik. Pada spesies yang sama, endospora dapat bertahan pada kondisi lingkungan yang dapat membunuh sel vegetatif kuman tersebut[1]. Endospora dapat dibunuh pada suhu 100 °C, yang merupakan spot didih air pada tekanan atmosfer normal. Pada temperatur 121 °C, endospora bisa dibunuh dalam waktu 4-5 menit, dimana sel vegetatif bakteri bisa dibunuh hanya dalam waktu 6-30 detik pada temperatur 65 °C.Perhitungan waktu sterilisasi autoklaf dimulai ketika temperatur di dalam autoklaf mencapai 121 °C. Seandainya objek yang disterilisasi cukup tebal atau banyak, transfer panas pada bagian dalam autoklaf akan melambat, sehingga terjadi perpanjangan waktu pemanasan sempurna untuk memutuskan bahwa seluruh objek bersuhu 121 °C untuk waktu 10-15 menit. Perpanjangan waktu juga dibutuhkan ketika cairan dalam volume besar akan diautoklaf sebab volume yang besar memerlukan waktu yang lebih lama untuk menempuh suhu sterilisasi. Kinerja autoklaf diuji dengan indicator biologi, semisal Bacillus stearothermophilus.

4.oven

Oven Berfungsi untuk sterilisasi kering. alat-alat yang disterilkan menerapkan oven antaralain perlengkapan gelas seperti cawan petri, tabung respons, dll. serilisasi kerning dengan oven dilaksanakan dengan cara memanaskan dengan suhu 180oC selama 1 jam.

5.Inkubator (Incubator)

Inkubator ialah alat untuk menginkubasi atau memeram mikroba pada suhu yang terkontrol. Alat ini dilengkapi dengan pengatur temperatur dan pengatur waktu.

6.Penangas air (Water bath)

Penangas air besfungsi untuk menaruh media supaya (yang dipakai untuk analisa dengan teknik tuang / pure plate ) agar media konsisten dalam kondisi leleh/cair, bisanya temperatur dibatasi pada kisaran 40-45oC. Untuk menjaga air pada penangas air tak terkontaminasi mikro organisme karenanya perlu ditambahkan citric acid 0.3% dan potassium sorbat 0.1%.

7.PH Meter

PH meter berfungsi untuk mencek derajat keasaman / PH media, karena derajat keasaman sangan berakibat terhadap pertumbuhan mikroba.

8.Timbangan digital / neraca komputerisasi

Neraca komputerisasi berfungsi untuk menimbang media dan juga sample atau contoh uji saat preparasi.

9.Biological Safety Cabinet / Laminar Air Flow

Biological Safety Cabinet (BSC) atau dapat juga disebut Laminar Air Flow (LAF) yakni alat yang bermanfaat untuk bekerja secara aseptis sebab BSC memiliki pola pengontrolan dan penyaring aliran udara sehingga menjadi steril dan aplikasisinar UV beberapa jam sebelum diaplikasikan.

10.Colony counter

Alat ini bermanfaat untuk memudahkan perhitungan koloni yang tumbuh sesudah diinkubasi di dalam cawankarena adanya kaca pembesar. Kecuali itu alat hal yang demikian dilengkapi dengan skala/ kuadran yang sungguh-sungguh berguna untuk pengamatan pertumbuhan koloni amat banyak. Jumlah koloni pada cawan Petri dapat ditandai dan dihitung otomatis yang bisa di-reset.

11.Mikroskop Sinar (Brightfield Microscope)

Salah satu alat untuk memperhatikan sel mikroorganisme adalah mikroskop sinar. Dengan mikroskop kita bisa memperhatikan sel kuman yang tak dapat dilihat dengan mata telanjang. Pada umumnya mata tak sanggup membedakan benda dengan diameter lebih kecil dari 0,1 mm.

12.Mikroskop stereo (Zoom Stereo Microscope)

Mikroskop ini berfungsi untuk melihat objek yang memerlukan perbesaran tidak terlalu besar. Di Lab Mikrobiologi, mikroskop stereo lazimnya digunakan untuk memandang secara detail wujud koloni dan jamur.

Baca Artikel Terkait Tentang Laboratorium Akreditasi KAN

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15